Myanmar, BuletinNews.com – Dua gempa bumi berkekuatan besar mengguncang Myanmar pada Jumat siang (28/3), mengakibatkan kerusakan parah di Mandalay dan daerah sekitarnya. Gempa pertama berkekuatan Magnitudo (M) 7.7 terjadi pada pukul 12:50 waktu setempat dengan episentrum 6 km barat laut Mandalay dan kedalaman 10 km. Disusul gempa kedua berkekuatan M6.4 hanya 12 menit kemudian, berlokasi 37 km selatan Mandalay dengan kedalaman yang sama.
Dikutip dari laman resmi Infogempadunia, berdasarkan informasi dari European-Mediterranean Seismological Centre (EMSC), gempa ini dipicu oleh aktivitas Patahan Sagaing, salah satu sesar aktif utama di Myanmar yang membentang sepanjang 1.200 km. Patahan ini sebelumnya telah memicu beberapa gempa besar, termasuk peristiwa M8.3 pada tahun 1939 dan 1946.
Guncangan kuat dengan skala intensitas MMI X dirasakan di Mandalay dan Inn Wa, menyebabkan kerusakan infrastruktur yang signifikan. Laporan sementara menyebutkan bahwa sejumlah bangunan, termasuk gedung dalam tahap konstruksi di Bangkok, Thailand, mengalami keruntuhan. Guncangan juga terasa hingga negara-negara tetangga seperti India, Nepal, Bhutan, China, Kamboja, Laos, Vietnam, dan Malaysia.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, tetapi diperkirakan jumlah korban akan meningkat mengingat skala kerusakan yang terjadi. Tim penyelamat masih berupaya melakukan evakuasi dan mengumpulkan data di lokasi terdampak.
Informasi lebih lanjut akan diperbarui seiring perkembangan situasi.
Komentar