Myanmar, BuletinNews.com – Gempa bumi berkekuatan 7.7 Magnitudo yang mengguncang Myanmar dan Thailand mengakibatkan ribuan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur yang parah. Berdasarkan laporan dari junta militer Myanmar, jumlah korban tewas akibat gempa ini telah meningkat menjadi 3.034 orang, dengan 3.517 orang mengalami luka-luka, serta 359 orang masih dinyatakan hilang di seluruh Myanmar. Sebagaimana dikutip dari Infogempadunia pada, Senin (32/3/2025).
Di Thailand, laporan terbaru menyebutkan bahwa 18 orang meninggal dunia, sementara 68 lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, sebanyak 118 orang dilaporkan masih hilang, mayoritas adalah para pekerja yang tertimbun akibat runtuhnya bangunan.
Kerusakan bangunan akibat gempa ini juga sangat signifikan. Di Myanmar, sebanyak 13.000 rumah mengalami kerusakan berat, 157 pagoda hancur, 52 masjid rusak, serta 71 gereja mengalami kehancuran.
Pemerintah Myanmar dan Thailand saat ini terus melakukan proses evakuasi dan pencarian korban. Bantuan internasional telah mulai berdatangan untuk meringankan beban serta membantu proses pencarian dan pemulihan pascagempa. Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa ini.
Pihak berwenang menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan mengikuti arahan tim penyelamat guna menghindari risiko lebih lanjut.
Komentar